• Registration
Profil Strada

A. Profil Perkumpulan Strada

  • Di Roma St Ignatius dkk, sering berkunjung ke kapel kecil yang terkenal karena sebuah lukisan Maria yang mendukung putranya.
  • Rakyat Roma sangat menghormati lukisan tsb sebagai Maria Della Strada atau Maria Penuntun Jalan / Maria Dipamarga / Maria Marganingsih.
  • Nama yang sungguh bermakna karena oleh teladan dan restu Ibu Maria kehidupan para beriman dituntun kepada Yesus.
  • St. Ignatius sangat menyayangi lukisan Madonna tersebut. Beliau sering mempersembah- kan Misa Kudus di Kapel tsb.
  • Tahun 1542 kapel tsb diberikan kepada Serikat Yesus oleh Paus Paulus III sebagai gereja Yesuit yang pertama.
  • Thn 1572 kapel terasa menjadi terlalu kecil dan diganti dengan gereja Nama Kudus Yesus (GesÙ) yang sangat megah dan lukisan MARIA DELLA STRADA mendapat tempat kehormatan di gereja induk Serikat Yesus itu.
  • Jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya 24 Mei 1924 beberapa pastor Jesuit berprakarsa mendirikan Perkumpulan Strada (Strada Vereniging). Berdirinya Perkumpulan Strada secara resmi dapat ditelusuri lewat De Javansche Courant No 47 tahun 1924 (sebuah media pada masa pemerintahan Belanda yang pada waktu itu beredar hingga Batavia)
  • Sejak awal para pendiri berekspektasi Perkumpulan Strada mampu mengurus, memimpin dan mengembangkan usaha-usaha amal dalam bidang pendidikan dan pengajaran khusus di wilayah vikariat Apostolik Batavia (kini Keuskupan Agung Jakarta). Ketua pertama Perkumpulan Strada Pastor A. Van Hoof, SJ. Beliaulah yang paling berjasa meletakkan dasar-dasar pendidikan di Strada yang masih relevan hingga saat ini.
  • Nama STRADA merupakan penggalan dari kata MARIA DELLA STRADA yang dipilih sebagai santa pelindung karya pendidikan Perkumpulan Strada. Dengan memilih MARIA DELLA STRADA sebagai santa pelindung, sekolah-sekolah Strada menempatkan Bunda Maria sebagai JALAN, perantara menuju kepada terang Yesus Kristus.
  • Pada awalnya Strada membuka tiga buah sekolah, yaitu sebuah sekolah untuk anak-anak Eropa, satu buah sekolah untuk anak-anak Cina dan sebuah sekolah untuk anak-anak pribumi. Ketiga sekolah tersebut adalah :
  1. Europese Lagere School (ELS) St. Ignatius yang berlokasi di Jl. Gunung Sahari 88. Sekolah ini khusus untuk anak-anak Eropa.
  2. Hollands Chinese School (HCS) di Jl. Gunung Sahari 88. Sekolah ini untuk anak-anak keturunan Cina. Pada tahun 1925 sekolah ini diubah menjadi ELS kedua dengan nama Sekolah Xaverius.
  3. Hollands Inlandse School (HIS) sebuah sekolah untuk anak-anak pribumi di lantai tanah Benteng Frederick Hendrick ditengah taman Wilhelmina (Sekarang Masjid Istiqlal)
  • Pada tahun 1927 Strada mendirikan  MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs/setingkat SMP) Petrus Canisius untuk anak-anak Eropa. Sekolah ini berlokasi di Jln Menteng 40. Dalam tahun yang sama di tempat yang sama pula didirikan AMS (Algemene Middilbare School / setingkat SMA) Petrus Canisius. Pada tahun 1931 nama sekolah AMS Petrus Canisius diganti menjadi College Canisius dan menempati gedung baru yang sudah selesai dibangun pada akhir tahun 1930. Tanggal 1 Desember 1932 didirikan yayasan Bellarminus yang mengambil alih College Canisius dari Perkumpulan Strada.
  • Pada tahun 1934 Strada  mendirikan sekolah untuk anak-anak pribumi, yaitu Standarschool di Gang Kampung Baru (sekarang Taman Sari).
  • Sekolah Strada terus berkembang, tahun 1950 sekolah Strada berjumlah 17 buah. Pada tahun 1960 sekolah Strada berjumlah 24 buah dari jenjang TK sampai dengan SMP. Perkembangan sekolah Strada terus menerus meningkat, tahun 1971 jumlah sekolah Strada mencapai 57 buah. Saat ini Perkumpulan Strada mempunyai 70 unit sekolah yang tersebar di 4 wilayah atau cabang, yaitu Cabang Jakarta Pusat Barat, Cabang Jakarta Utara-Timur, Cabang Bekasi dan Cabang Tangerang


(sumber : Sejarah Peziarahan Perkumpulan Strada 1924 – 1994)

B. Jati Diri dan Citra Diri Strada
Perkumpulan Strada tetap menjujung tinggi Jati Diri dan Citra Diri Strada sebagaimana yang termaktub dalam Buku Kebijakan Perkumpulan Strada:

B.1  Jati Diri
Perkumpulan Strada sebagai Lembaga Pendidikan Swasta Katolik umat Keuskupan Agung Jakarta yang berlindung kepada Santa Maria della Strada, adalah kumpulan hamba Allah yang berziarah dalam Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup.


B.2  Citra Strada
(1)  Suasana kekeluargaan dan religius
(2)  Semangat kerja sama
(3)  Sikap mandiri
(4)  Iklim pendidikan Katolik
(5)  Muatan pendidikan utuh, terpadu dan menyeluruh
(6)  Adanya sentuhan pribadi
(7)  Keleluasaan kreativitas
(8)  Pesemaian kader
(9)  Selalu lebih maju
(10) Pejuang keadilan
(11) Ladang subur pengembangan spiritualitas awam
(12) Siap sedia

 
Copyright © 2014. Perkumpulan Strada Cabang Tangerang.

S5 Box

Login Form

Register

*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.